Insan Pariwisata Indonesia (IPI) Ingin Bersinergi Dengan Pemerintah Bangun Potensi Dunia Pariwisata

Bisnismetro, JAKARTA — Jelang diadakannya “Beach Booth Travel Mart 2017″ oleh Organisasi Insan Pariwisata Indonesia pada bulan September mendatang di kepulauan Seribu, Ketua IPI (Insan Pariwisata Indonesia) Jabodetabek berhasil ditemui team pewarta Bisnismetro di Sekretariat IPI, Di Wilayah Halim,Jakarta Timur, Selasa (1/8/2017).
Menurut mantan ketua IPI Jabodetabek Joeandi , ” IPI Adalah Organisasi yang menaungi para pengusaha-pengusaha travel yang berdiri di Sidoarjo Jawa Timur pada tgl 7 april 2015 dan awalnya terbentuk IPI dari kalangan kumpulan warung kopi para pelaku pengusaha-pengusaha usaha pariwisata, karena memiliki misi dan visi yang sama  maka dibentuklah IPI, jadi keanggotaannya didalamnya  adalah seluruh pelaku-pelaku insan atau pelaku pariwisata yang diantaranya pengusaha Tour & travel , transportasi, hotel, gaet, tour leader, dan driver, ” Jelasnya.
Selanjutanya Joeandi menjelaskan ” Wilayah yang sudah terbentuk DPD ada 5 daerah diantaranya ada : Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, , Yogyakarta ,dan Jabodetabek, kebetulan IPI baru mengadakan munas pada 26-27 juli 2017 di Surabaya dan yang terpilih sebagai ketua umumnya yaitu Jalu atau pradipno dan dipilh juga dewan penasehat yaitu lilik saputro dari ambar ketawang,” terang Joeandy.
” Untuk keanggotaan IPI sendiri sudah ada  Kurang lebih ada 300 anggota yg masuk di organisasi tersebut, berdiri di Sidoarjo dan karena DPPnya yang terpilih saudara Ari asal Yogyakarta , maka kemungkinan Kota Yogyakarta akan dipilih sebagai tempat berpusatnya organisasi IPI,” papar Joeandy lagi
Joeandy pun berharap ” IPI dapat bersinergi memajukan dunia pariwisata dan untuk harapan pribadi sendiri saya meminta kepada pemerintah agar dipermudah masalah perijinan dalam legalitas kepariwisataan, contohnya saya bergerak di bidang transportasi sangat membutuhkan dalam segi surat menyurat, kemudian perijinan untuk legalitas satu perusahaan atau surat ijin kepariwisataan cuma kendalanya cukup besar, karena kemampuannya dalam hal usaha seperti ini kendalanya harus dengan modal yg cukup besar dan untuk menghadapi perijinan sendiri harus dengan modal yg cukup besar,” Paparnya.
Joeandi pun mengungkapkan “Perhatian pemerintah dinilai masih kurang dalam hal biro travel Khususnya domestik sendiri pemerintah tidak ada tindak lanjut atau sebagai contoh untuk yg datang ke indonesia tidak ada kerjasama dengan biro lokal sedangkan kalau kita ke luar negeri harus kerjasama dengan biro setempat,” ungkapnya.
“karena selama ini asosiasi yang dekat dengan pemerintah sendiri juga dinilai tidak pernah ada geliatnya dan eksekusi apapun buat kemajuan dan melindungi pengusaha kecil,” pungkas mantan ketua DPD Jabodetabek.
Sedangkan diwaktu yang sama Januar Iwan ketua IPI jabodetabek yang baru terpilih mempunyai harapan di masa kepemimpinannya saat ini sangat penting kerjasama dengan dinas pariwisata karena dengan demikian akan mudah untuk menyampaikan potensi wisata alam dalam negeri seperti Bromo, Bali dan masih banyak lagi, karena kita kan hanya minta perhatian bukan minta biaya karena IPI jabodetabek punya misi sama-sama ingin membangun dunia pariwisata.

Ket. Gambar: Januar Iwan Ketua IPI Jabodetabek periode 2017_2019.(Foto/Istimewa)

Sedangkan Pemaparan 10 Program kerja kedepannya salah satunya ingin mengangkat sosial budaya seperti kerajinan-kerajinan tangan dari daerah yang dapat memajukan potensinya , kemudian oleh-oleh khas daerah itu juga perlu di publikasikan karena menyangkut seluruh kegiatan pariwisata.
“Untuk program kerja IPI salah satunya yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat ini yaitu “BEACH BOOTH TRAVEL MART 2017″ acara akan dilaksanakan pada tanggal 7-9 September 2017 yang Acaranya di adakan di Pulau Pari & City Tour Jakarta disediakan 50 Booth, Festival wisata yang diselenggarakan Insan Pariwisata Indonesia dimeriahkan dengan berbagai acara Travel Mart, Carnaval Budaya,Pentas Seni & Musik,” tutup Januar. (Yuni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *