Mon Akita; Brand berkonsep Japanese French Rengkuh Pasar “Middle-up” di Indonesia

0
47

Jakarta- Pebisnis fashion khususnya brand lokal kini telah cukup mapan merengkuh pasar di Indonesia, hal ini seiring perubahan yang mulai terlihat dari perilaku konsumen untuk memenuhi kebutuhan agar tampil beda dan menarik sesuai gaya personal di kalangan anak muda.

Bicara tren, produk lokal tak kalah menariknya dibandingkan produk fashion ritel berlabel internasional. Soal nilai kualitas bahan dan desain juga tak kalah bersaing. Seperti salah satu brand fashion lokal pria bernama Mon Akita, terkenal dengan sizing ‘modern fit’ dengan range koleksi seperti t-shirt, polo shirt, kemeja serta celana panjang dan pendek, yang bisa kamu jumpai di sederet department store ternama seperti Central, Lotte Shopping Avenue, SOGO, Centro dan Star.

Mon Akita, yang memiliki tagline “Loyal to you, loyal to your lifestyle” sebagai visi utama, telah merambah dunia fashion pria sejak Juni 2017. Memiliki nama yang terdiri dari dua kata yaitu Mon berasal dari bahasa Perancis yang berarti My (Saya), sedangkan Akita (jenis anjing Jepang) terinspirasi dari ‘Hachiko’ yang terkenal sebagai anjing paling loyal di dunia.

Henry Sanjaya selaku owner Mon Akita menjelaskan, filosofi dari nama “Mon Akita”, yang terbentuk oleh gabungan bahasa Perancis dan Jepang, berhubungan dengan konsep dari style Mon Akita tersebut yaitu menggunakan Japanese simplicity serta kombinasi detailing yang elegant dan chic dari Perancis. Sejak pertama kali merintis hingga saat ini, Mon Akita telah merilis sekitar 100 artikel dengan beberapa pilihan warna dan style.

Mon Akita membidik segmen pria pekerja usia 25 – 35 tahun, dan memiliki unique selling point yang berbeda dengan merek lokal lainnya yang ada di market, yaitu terbuat dari bahan 100% katun kualitas export, hadir untuk menjawab kebutuhan kamu yang mengiginkan koleksi pakaian pria terkini dengan harga yang cukup affordable. Mon Akita mengusung konsep style Japanese France, sophisticated, elegant, dan simple.

Disinggung mengenai tingkat kesulitan dalam pemilihan kualitas bahan, tim Mon Akita mengungkapkan, “Secara industri, di Indonesia sebenarnya sudah capable, karena brand international pun ada yang menggunakan kain buatan Indonesia. Kami sangat fokus untuk memberikan customer bahan kualitas terbaik yang juga dipakai di level brand international. Oleh sebab itu pemilihan dan screening untuk kain yang akan kami pakai sangatlah ketat, harus memenuhi semua kriteria yang sesuai dengan standar kualitas kami”, ujarnya.

“Visi saya adalah agar brand ini kedepannya menjadi brand international. Dan membuat bagaimana dengan kualitas yang baik dan harga yang wajar. Untuk kualitas, sangat cocok dengan target kami yaitu middle-high market, karena saya sangat memperhatikan kualitas material dari produk kami”, tuturnya.

Harga produk Mon Akita seperti, T-shirt mulai dari Rp179,900 sampai Rp249,900 untuk polo shirt mulai dari Rp329,900 sampai Rp459,900. Sedangkan untuk kemeja tangan pendek mulai dari harga Rp379,900 sedangkan tangan panjang dimulai dari harga Rp429,900. Mon Akita juga menyediakan range celana dengan harga celana pendek mulai dari Rp379,900 dan celana panjang mulai dari Rp449,900.

Untuk mempermudah pelanggan dalam berbelanja koleksi dari brand Mon Akita, selain berbelanja di toko offline juga dapat online channel melalui website Mon Akita di www.monakita.com atau sosial media seperti instagram di @monakita.id. Kabarnya dalam waktu dekat, Mon Akita akan bekerjasama dengan beberapa e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Zilingo.

Dengan hadirnya Mon Akita, Henry Sanjaya mengungkapkan harapannya, “Untuk kedepan saya berharap untuk market Indonesia dalam memilih pakaian, tidak mengacu hanya pada brand international, karena produk dalam negeri sudah sangat mampu memproduksi kualitas yang sama dengan brand ternama luar negeri, dengan harga yang lebih terjangkau”. (ibnu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here